Air Laut Pasang dan Hujan Deras Memicu Banjir di Kampung Nelayan di Lamongan

40

Kampung nelayan di kelurahan Blimbing, kabupaten Lamongan dilanda musibah banjir bandang, Selasa (26/5/2020).

Banjir ini mencapai ketinggian sekitar 1 meter. Penyebabnya, pasang air laut yang dibarengi hujan deras sekitar pukul 02.00 WIB. 

Banjir bandang itu menerjang daerah padat penduduk di Kebonsari, Semangu dan Padek.

Selain menggenangi rumah warga, air juga menggenangi tempat ibadah, sekolah, serta pasar.

Ketua Rukun Nelayan Blimbing, Nurwachid didampingi Dewan Pembina Himpunan Nelayan Tradisional Indonesia (HNTI) Cabang Lamongan, Muchlisin Amar mengatakan banjir bandang yang dialami warga Blimbing terjadi setiap tahun.

“Langganan, ketika air laut pasang terjadi banjir dan surutnya juga cukup lama, ” katanya.

Banjir ini menyebabkan aktivitas warga terganggu. Apalagi, suasananya masih Idul FItri. 

“Kan kejadiannya masih suasana Idul Fitri, masih banyak toko di pasar yang tutup, ” katanya.

Selain pemukiman warga, banjir ini juga merendam jalan raya pantura Lamongan. “Sungai yang ada di sekitar perkampungan tidak bisa menampung air sehingga meluber hingga ke pemukiman warga,” kata Mahfud, warga Blimbing lainnya.

Laman: 1 2

Promot Content

You might also like
close