Cerita Pasien Sembuh Virus Corona: Saya Tidak Ingin Membuat Anak Saya Khawatir

76

KOMPAS.com – Mark Anthony Balcueva tahu dirinya berpotensi terinfeksi virus corona Covid-19. Tetapi dia masih terguncang ketika dia menerima berita dia positif terinfeksi, yang mengakibatkan dekat dengan kematian dan 13 hari di rumah sakit.

Drummer Filipina berusia 41 tahun dan ayah dari satu orang ini tampil di bar-bar yang penuh sesak di Hong Kong enam malam seminggu untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Tetapi 48 jam setelah pertunjukan terakhirnya pada tanggal 23 Maret, dia menjadi sakit parah karena sakit perut dan diare, dan demam lebih dari 39 derajat celcius.

Didiagnosis positif Covid-19

Dia pergi ke Rumah Sakit Ruttonjee di Wan Chai untuk pemeriksaan, dan enam jam kemudian, diberi tahu hasilnya bahwa dia positif Covid-19.

“Saya menangis sangat keras untuk pertama kalinya, karena saya tidak tahu apa yang terjadi selanjutnya, apakah saya akan bisa sembuh atau mati,” kata Mark dikutip dari South China Morning Post (3/5/2020).

Balcueva telah mendengar banyak kisah suram dari pasien virus corona, dan tahu itu tergantung nasib.

“Jika aku tidur, aku tidak tahu apakah aku masih akan hidup besok,” kata dia.

Di rumah sakit, kondisi Balcueva memburuk. Dia kehilangan indra perasanya, mengalami sesak napas akut, dan harus diberi oksigen. Pemindaian paru-parunya menunjukkan pola yang mirip dengan kaca buram.

Laman: 1 2 3

Promot Content

You might also like
close