Insentif Listrik Sudah Menyentuh 10 Juta Pelanggan

17

EKONOMI › INSENTIF LISTRIK SUDAH MENYENTUH 10 JUTA PELANGGAN

BEBAS AKSES KETENAGALISTRIKAN

Insentif Listrik Sudah Menyentuh 10 Juta Pelanggan

PLN menggandeng aparat desa untuk memastikan pelanggan listrik di wilayah terpencil mendapatkan insentif tarif listrik dari pemerintah. Sejauh ini sudah ada 10 juta pelanggan yang sudah menikmatiinsentif tersebut.OlehARIS PRASETYO5 April 2020 17:46 WIB·3 menit baca

Kenaikan Tarif Listrik – Warga memeriksa deretan meteran listrik di rumah susun Tanah Tinggi, Jakarta, Senin (30/6/2014). 

JAKARTA, KOMPAS — Hingga Minggu (5/4/2020), tercatat sudah 10 juta pelanggan listrik yang mendapatkan insentif berupa penggratisan biaya tagihan maupun potongan tagihan listrik sebesar 50 persen. Insentif diberikan kepada 31 juta pelanggan listrik rumah tangga golongan 450 volt ampere dan 900 volt ampere tidak mampu. Insentif berlaku selama tiga bulan, yaitu April, Mei, dan Juni 2020.

Menurut Executive Vice President Corporate Communication and CSR PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) I Made Suprateka, pihaknya bekerja sama dengan perangkat desa maupun perangkat pemerintah untuk memastikan pelanggan mendapatkan insentif tersebut. Kerja sama itu khusus dilakukan di daerah-daerah terpencil. Pasalnya, tak semua pelanggan dapat mengakses internet atau terjangkau layanan telepon seluler yang menjadi sarana untuk memperoleh insentif listrik.

“Kami harus memastikan pelanggan mendapatkan haknya. Dalam situasi sekarang ini akibat pandemi Covid-19, insentif tarif listrik sangat berguna bagi masyarakat yang tidak mampu,” ujar Made dalam keterangan resmi.

TEKSEKONOMI › INSENTIF LISTRIK SUDAH MENYENTUH 10 JUTA PELANGGAN

BEBAS AKSES KETENAGALISTRIKAN

Laman: 1 2 3

Promot Content

You might also like
close