Kasus Perempuan Salat Sambil Joget Naik ke Penyidikan, Belum Ada Tersangka

445

Polisi meningkatkan status kasus perempuan di Nusa Tenggara Barat (NTB) yang membagikan video salat sambil joget ke tingkat penyidikan. Namun polisi belum menetapkan tersangka dalam kasus dugaan penodaan agama ini.

“Sudah penyidikan,” kata Kasat Reskrim Polres Lombok Tengah, AKP Priyo Suhartono, lewat pesan singkat, Rabu (6/5/2020).

Dia mengatakan saat ini pihak kepolisian masih akan meminta keterangan dari saksi ahli. Polisi akan mendengarkan pendapat dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan ahli pidana.

“Tinggal tunggu keterangan dari MUI dan ahli pidana,” ujar Priyo.

Setelah itu, Polres Lombok Tengah akan melakukan gelar perkara untuk menentukan status perempuan yang membuat dan membagikan video tersebut.

Sebelumnya diberitakan, perempuan bernama Ria Ernawati (19) diamankan polisi atas dugaan penodaan agama lewat video salat sambil joget yang dibuat dan dibagikan di medsos. Video tersebut dibagikan Ria lewat akun TikTok @yott.kocet.01 pada Jumat (1/5) malam.

Video itu viral dan kemudian polisi menjemput Ria dari rumahnya di Desa Kopang Rembiga, Kecamatan Kopang, Loteng, NTB, pada Senin (4/5) malam. Kepada polisi, perempuan tersebut mengaku hanya iseng.

“Nggak ada (niat lain), iseng-iseng aja,” kata Kasat Reskrim Polres Lombok Tengah AKP Priyo Suhartono soal pengakuan pelaku, Selasa (5/5).

Dalam video yang beredar, terlihat perempuan tersebut awalnya melakukan gerakan salat dengan takbiratul ihram, rukuk, dan iktidal. Dalam video tersebut dibuat dalam sebuah ruangan dengan cahaya lampu berganti-ganti. Terdengar suara musik DJ remix dalam video tersebut.

Laman: 1 2

Promot Content

You might also like
close