Keluarkan Peringatan Dini Gelombang Tinggi 16-18 Mei, BMKG Minta Warga Waspada

21

Kepala Sub Bidang Analisis dan Prediksi Meteoroligi Maritim, Rismanto Effendi mengatakan, prediksi peringatan gelombang tinggi itu karena ada pusat tekanan rendah (996 hPa) di Laut Andaman. Selain itu, BMKG juga menganalisa adanya pola sirkulasi wilayah Indonesia bagian utara dari utara hingga timur dengan kecepatan 5-20 knot.

BMKG juga mencatat pola angin di wilayah Indonesia bagian selatan dari barat daya hingga barat laut kecepatan anginnya 5-25 knot. Dengan analisa itu, BMKG mencatat kecepatan angin berada di perairan Sabang, perairan barat Aceh, perairan selatan Pulau Jawa dan Laut Arafu.

“Kecepatan angin tertinggi terpantau diPerairan Sabang, Perairan barat Aceh, Perairan selatan Pulau Jawa dan Laut Arafu. KOndisi ini mengakibatkan peningkatan tinggi gelombang di sekitar wilayah tersebut,” ujar Rismanto dalam keterangan tertulis, Sabtu (16/5/2020).Wilayah yang diprediksi akan mengalami gelombang setinggi 1.25 meter hingga 2.5 meter berada di Selat Sape bagian selatan, Selat Sumba, Laut Sawu, periaran selatan Flores, Selat Karimata, Laut Jawa, perairan selatan Kalimantan, perairan utara Madura hingga Kepulauan Kangean, Selat Makassar bagian selatan, Periran Kotabaru.

Kemudian wilayah lainnya ada di perairan Kepulauan Selayar-Kepulauan Sabalanda, Teluk Bone bagian selatan, perairan Manui-Kendari, perairan timur Kepulauan Halmahera, Laut Halmahera, perairan utara Papua Barat hingga Papua, Samudera Pasifik Utara Halmahera hingga Papua Barat, perairan utara Kepulauan Kei-Kepulauan Aru, Perairan Fakfak-Amamapare.

Wilayah dengan prediksi gelombang 2.5 meter hingga 4.0 meter diperkirakan terjadi di Selamat Malaka bagian utara, perairan timur Pulau Simeulue hingga Nias, perairan timur Kepulauan Mentawai hingga Bengkulu, Selat Sunda bagian barat dan selatan, perairan selatan Pulau Jawa hingga Pulau Sumba, Selat Bali-Selat Lombok-Selat Alas bagian selatan, perairan selatan Pulau Sawu-Pulau Rotte-Kupang.Kemudian Samudera Hindia selatan Jawa Timur Hingga NTT, perairan Kepulauan Wakatobi, Laut Banda, perairan selatan Ambon, perairan Kepulauan Sermata-Kepulauan Tanimbar, perairan selatan Kepulauan Kei-Kepualauan Aru, Laut Arafuru, Samudra Pasifik Utara Biak hingga Jayapura.

detikNewsHomeBeritaDaerahJawa TimurInternasionaldetikXKolomBlak blakanPro KontraInfografisFotoVideoHoax Or NotSuara PembacaJawa BaratJawa Tengah & DIYMakassarMedanIndeksdetikNewsBeritaKeluarkan Peringatan Dini Gelombang Tinggi 16-18 Mei, BMKG Minta Warga WaspadaMuhammad Ilman Nafi’an – detikNewsSabtu, 16 Mei 2020 20:17 WIBPulau Miangas yang berada langsung di bibir Samudera Pasifik sering dilanda cuaca ekstrem. Akibatnya nelayan tidak bisa melaut dan warga terancam krisis pangan. Ilustrasi (Foto: Muhammad Ridho)Wilayah dengan prediksi gelombang 2.5 meter hingga 4.0 meter diperkirakan terjadi di Selamat Malaka bagian utara, perairan timur Pulau Simeulue hingga Nias, perairan timur Kepulauan Mentawai hingga Bengkulu, Selat Sunda bagian barat dan selatan, perairan selatan Pulau Jawa hingga Pulau Sumba, Selat Bali-Selat Lombok-Selat Alas bagian selatan, perairan selatan Pulau Sawu-Pulau Rotte-Kupang.Kemudian Samudera Hindia selatan Jawa Timur Hingga NTT, pera.

Sumber: Detik

Promot Content

You might also like
close