Pasien Corona Mengamuk, Peluk Orang di Dekatnya supaya Tertular

24

Warga Kelurahan Empangsari, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, itu diketahui positif corona setelah hasil pemeriksaan swab sudah diketahui pada Jumat (15/5/2020) siang.Namun, AR malah mengamuk dan tidak terima saat dijemput oleh petugas medis.

Pria tersebut sempat berlari mengejar warga yang sedang memegang ponsel dan berada di dekatnya.

Warga tersebut sebenarnya sedang merekam proses penjemputan pasien.

AR memeluk warga tersebut agar tertular dan menjadi orang dalam pemantauan (ODP).

Ieu naon (apa sih)? Di mana sih? Saya peluk semua, ODP kamu, ODP,” kata AR di dekat sambil  mengejar dan memeluk warga di dekat para petugas medis yang berpakaian hazmat.

Kompas.com AppAplikasi Berita Terkini dan TerpercayaDapatkan di Google PlayVIEWPREMIUMJELAJAHI 10Home News RegionalPasien Corona Mengamuk, Peluk Orang di Dekatnya supaya TertularJumat, 15 Mei 2020 | 19:47 WIB Komentar (10)Para petugas berpakaian hazmat berhasil mengamankan seorang pria asal Kota Tasikmalaya yang positif corona hasil swab setelah sempat mengamuk saat dilakukan penjemputan oleh petugas unsur Pemkot Tasikmalaya, TNI dan polisi daerah setempat, Jumat (15/5/2020).Lihat FotoPenulis: Kontributor Tasikmalaya, Irwan Nugraha | Editor: Abba GabrillinTASIKMALAYA, KOMPAS.com – Pria berinisial AR (40) dinyatakan positif terjangkit virus corona atau Covid-19.Warga Kelurahan Empangsari, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, itu diketahui positif corona setelah hasil pemeriksaan swab sudah diketahui pada Jumat (15/5/2020) siang.Namun, AR malah mengamuk dan tidak terima saat dijemput oleh petugas medis.Baca juga: Seorang Perwira Polisi

Wakil Wali Kota Tasikmalaya Muhammad Yusuf membenarkan informasi mengenai warga yang mengamuk saat dijemput tim medis.Menurut Yusuf, penjemputan terpaksa dilakukan karena pasien tersebut menolak menjalani isolasi.Yusuf mengatakan, penjemputan paksa dilakukan untuk melindungi warga lainnya di sekitar tempat tinggal pasien.

“Saya sudah perintahkan supaya para petugas Gugus Tugas harus melakukan jemput paksa kepada salah seorang pasien AR tersebut, yang terkonfirmasi dari hasil swab positif Covid-19. Soalnya jika tidak dijemput secara paksa, semuanya bisa tertular,” kata Yusuf.

Yusuf juga meminta agar tim melakukan tracing.Yusuf mengapresiasi kinerja tim Gugus Tugas gabungan, TNI dan Polri yang akhirnya berhasil membujuk dan membawa pasien ke rumah sakit.Lokasi rumah AR dan sekitarnya langsung disemprot disinfektan.

Laman: 1 2

Promot Content

You might also like
close