Ustaz Abdul Somad Beberkan Empat Ciri Orang Pintar Menurut Islam

124

Jakarta – 

Seorang muslim sebetulnya adalah cendekiawan dengan empat karakter yang wajib dimiliki tanpa kecuali. Cendekiawan merujuk pada orang pintar yang tidak hanya teori namun juga praktik dalam kehidupan sehari-hari.

“Cendekiawan muslim bisa membaca yang tersurat dan tersirat, mau berpikir kritis, mau neliti, mau kasih solusi. Sekadar kritik tanpa solusi jadinya pecundang bukan cendekiawan,” kata Ustaz Abdul Somad(UAS) dalam wawancara usai peluncuran buku yang ditulisnya berjudul A Note From Cairo.

Menurut UAS seorang muslim jangan hanya mahir membaca kitab atau buku. Karena jika seperti itu, maka Nabi Muhammad SAW tidak memenuhi syarat menjadi cendekiawan. Nabi Muhammad SAW tidak bisa membaca atau menulis hingga turun wahyu dari Allah SWT dalam bentuk Al-Qur’an.

Ketidakmampuan Rasulullah SAW membaca atau menulis (unlattered) hingga datangnya Al-Qur’an tertulis dalam surat Al-Ankabut ayat 48,

وَمَا كُنْتَ تَتْلُو مِنْ قَبْلِهِ مِنْ كِتَابٍ وَلَا تَخُطُّهُ بِيَمِينِكَ ۖ إِذًا لَارْتَابَ الْمُبْطِلُونَ

Arab latin: Wa mā kunta tatlụ ming qablihī ming kitābiw wa lā takhuṭṭuhụ biyamīnika iżal lartābal-mubṭilụn

Artinya: Dan kamu tidak pernah membaca sebelumnya (Al Quran) sesuatu Kitabpun dan kamu tidak (pernah) menulis suatu Kitab dengan tangan kananmu; andaikata (kamu pernah membaca dan menulis), benar-benar ragulah orang yang mengingkari(mu).

UAS juga merujuk pada pengalamannya berdakwah di berbagai kota dan provinsi dengan kebudayaan yang berbeda. Tiap daerah memiliki berbagai cara untuk menghormati seorang ustaz atau orang yang punya ilmu. Jika tidak bisa membaca maksud baik dari tiap budaya, maka cara menghormati bisa dianggap melanggar aturan agama atau norma lainnya.

Laman: 1 2 3

Promot Content

You might also like
close